Author Archives: Tammy

Terapkan Teknik RICE untuk Pemulihan Cedera Engkel

Apakah beberapa waktu yang lalu, Anda mengalami cedera engkel (pergelangan kaki) ketika sedang menjalankan aktivitas harian atau ketika sedang berolahraga? Jika iya, tentu cedera ini sangat tidak membuat Anda nyaman karena setelah kejadian, engkel akan terasa sakit dan mengalami pembengkakan. Ketika mengalami hal ini, sebagian orang akan meminta bantuan tukang urut untuk membenarkan otot dan urat yang cedera dan sebagian lainnya memilih untuk ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis yang tepat. Apapun bentuk pengobatan yang sudah Anda lakukan, mudah-mudahan cedera tersebut bisa segera disembuhkan dengan maksimal. Namun, tentu saja hal ini tidak instan dan Anda pun disarankan untuk menerapkan teknik RICE (Rest, Ice, Compression, and Elevation) untuk pemulihan cedera tersebut. Simak penjelasan lebih detail tentang teknik pemulihan ini di bawah ini:

Rest

Ini berarti bahwa Anda harus mengistirahatkan pergelangan kaki dari semua tekanan. Ya, Anda disarankan untuk tidak banyak menggunakan engkel untuk menopang Anda ketika berdiri. Bila memang harus melakukan kegiatan, gunakan tongkat penyanggah agar angkel terbebas dari semua tekanan. Mungkin Anda perlu ketahui bahwa pemain sepakbola yang mengalami cedera seperti ini tidak akan dimainkan hingga lebih dari 3 pertandingan guna menyembuhkan masalah yang sedang mereka hadapi. Di sisi lain, apabila Anda tetap memaksakan untuk berjalan atau bahkan berolahraga seperti biasanya, resiko keretakan tulang pada bagian ankle bisa saja dialami. Tidak mau kan bila hal ini sampai menimpa Anda? Lebih baik banyak istirahat di rumah dan jangan banyak memberikan tekanan pada bagian yang sedang sakit agar proses pemulihannya berjalan lancar.

Ice

Apabila pembengkakan yang terjadi belum menunjukkan perubahan (mengalami pengempesan), sebaiknya kompres bagian yang bengkak dengan batu es. Anda bisa membungkus batu es dengan plastik atau kain dan kemudian menempelkannya pada cedera. Pastikan untuk melakukan hal ini minimal 20 menit setiap jamnya sampai ukuran bengkak mengecil. Mengapa harus es? Ya, karena es dapat membuat otot atau pun urat yang mengalami peradangan, kejang, dan bengkak menjadi nyaman dan tidak sakit. Memang butuh proses yang cukup memakan waktu untuk mengurangi pembengkakan sehingga Anda pun diharuskan untuk sabar untuk menjalani ini.

Compression

Compression berarti engkel harus dibalut dengan bebat engkel guna mengurangi berbagai macam tekanan. Hal ini sangat dianjurkan agar engkel kejang dan Anda tidak merasakan sakit apabila tidak sengaja tersenggol atau mengalami guncangan. Sebagai contoh, bila Anda naik kendaraan dan melewati jalan yang banyak lubangnya, getaran pada kendaraan akan membuat engkel Anda terasa sakit dan Anda pun bisa saja meneteskan air mata karena harus menahan rasa sakit. Namun, bila sudah diikat dengan bebat, rasa sakit akan berkurang dan Anda bisa menjadi nyaman. Oya, bila bebat terlalu kencang dan Anda tidak nyaman, sebaiknya bebat dikendurkan guna mengurangi rasa nyeri.

Elevation

Ketika Anda ingin beristirahat, teknik elevation ini harus dilakukan. Apa itu teknik elevation? Ini adalah teknik di mana Anda harus meletakkan kaki yang cedera sejajar dengan jantung. Ya, posisi kepala dan dada harus sedikit lebih tinggi daripada biasanya dan posisi angkel yang sedang dalam masa pemulihan harus lurus sejajar dengan posisi jantung. Anda tinggal meletakkan bantal bertingkat untuk mendapatkan posisi ini. Ingat ketika melakukan teknik ini, Anda tidak boleh tidur dalam posisi miring, tidurlah dengan posisi terlentang agar rasa nyeri dan sakit pada pergelangan kaki Anda bisa berkurang.

Bahasan Seputar Kemoterapi

Kanker merupakan salah satu penyakit penyebab kematian tertinggi di dunia. Oleh sebab itu, kanker menjadi salah satu penyakit yang patut diwaspadai oleh setiap orang. Cegah kanker sedari dini dengan jauhi alkohol, rokok makanan berlemak, makanan yang dibakar, rutin olahraga, konsumsi makanan kaya serat, dsb. Namun, ketika kanker telah menyerang, kemoterapi menjadi tindakan yang patut. Kemoterapi merupakan salah satu pengobatan untuk menghambat pertumbuhan sekaligus menghancurkan sel-sel kanker yang dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya.

Pengobatan untuk kanker ini tidak murah, tarifnya jutaan bahkan puluhan juta Rupiah per sesinya tergantung jenis kanker, jenis obat, serta tempat melakukannya. Pengobatan kanker dengan kemoterapi tidak hanya dilakukan sekali, tapi berulang kali (bisa setiap hari, seminggu sekali, atau bisa juga sebulan sekali) selama jangka waktu tertentu tergantung jenis & tingkat keparahan kanker yang diderita. Untuk mengetahui apa saja yang harus dilakukan, bagaimana pengobatannya, da nada tidaknya efek samping yang ditawarkan, silakan baca lebih lanjut di bawah.

Apa saja yang dilakukan sebelum kemo?

Seseorang harus menjalani sejumlah tes sebelum melakukan kemo. Tes-tes tersebut di antaranya tes darah, radiologi, dan lain sebagainya. Tes ini diperlukan untuk mengetahui siap atau tidaknya tubuh menjalani kemoterapi, tingkat keberhasilan pengobatan, sekaligus menjadi dasar informasi untuk menentukan metode kemoterapi yang paling sesuai.

Bagaimana pengobatan dilakukan?

Ada beragam cara pengobatan kanker dengan kemoterapi, di antaranya

  • Oral. Pengobatan dilakukan dengan cara memberikan obat entah dalam bentuk kapsul, pil, atau pun sirup pada penderita kanker.
  • Injeksi. Penderita kanker akan mendapatkan pengobatan kemoterapi dalam bentuk injeksi langsung pada bagian otot, bawah kulit, atau lainnya.
  • Infus. Pengobatan kanker dilakukan dengan cara memasukkan cairan yang memerangi sel-sel kanker melalui alat infus.

Adakah efek sampingnya?

Kemoterapi memang salah satu pengobatan kanker yang cukup efektif. Namun, pengobatan ini menimbulkan efek samping bagi pelakunya. Berikut beberapa efek samping kemoterapi:

  • Kerontokan rambut. Penderita kanker yang menjalani kemoterapi akan mengalami rambut rontok (bahkan sampai botak) tak terkecuali alis & bulu mata. Kerontokan ini biasanya mulai dirasakan antara 2 hingga 3 minggu pasca dimulainya pengobatan kemo. Meski kerontokan ini bersifat sementara karena rambut akan tumbuh kembali setelah kemoterapi selesai, tetap saja akan menganggu penampilan. Solusinya, gunakan wig atau topi jika tidak percaya diri ke luar rumah.
  • Lemas. Ketika menjalani kemoterapi, tubuh mendadak atau secara perlahan terasa lemas. Lemas yang diakibatkan oleh pengobatan ini biasanya tidak bisa langsung sembuh setelah beristirahat. Biasanya akan berlangsung selama pengobatan. Untuk mengurangi rasa lemas, konsumsi makanan yang mengandung vitamin B12.
  • Mual & muntah. Mayoritas pasien kemoterapi mengalami mual & muntah pasca melakukan kemoterapi. Untuk mengurangi efek samping ini, bisa konsumsi air jahe untuk menghangatkan perut.
  • Diare. Dalam beberapa kasus, pasien mengalami diare setelah menjalani kemoterapi. Nah, untuk mengurangi diare akibat pengobatan kemo bisa menghindari kafein, aneka kacang, buah kering, dan lain sebagainya. Bisa konsumsi yoghurt murni, telur, dll untuk menambah energi.

Lebih Dekat dengan Penyakit Gagal Ginjal

Gagal ginjal merupakan penyakit dimana fungsi ginjal salah satunya sebagai penyaring & pembersih darah dari racun kemudian membuangnya dalam bentuk urine tidak bekerja dengan baik. Walhasil, akan mengalami penumpukan racun dalam tubuh yang bisa membahayakan kesehatan serta komplikasinya. Biaya pengobatan untuk penyakit ini tergolong mahal. Sayangnya, pengobatan untuk mendapatkan kesembuhan total akan sangat sulit jika penyakit ini sudah dalam tahap kronis. Mari lebih dekat lagi dengan penyakit gagal ginjal!

Ciri-ciri

Seseorang yang mengidap penyakit gagal ginjal memiliki ciri-ciri seperti berikut:

  • Buang air kecil lebih sering tapi sedikit. Pola buang air kecil setiap orang memang berbeda-beda, tergantung dari jumlah & jenis cairan yang dikonsumsi bahkan cuaca. Namun normalnya, frekuensi buang air kecil antara 4 hingga 7 kali sehari. Artinya, patut waspada ketika mondar-mandir ke toilet untuk buang air kecil lebih dari 7 kali apalagi jika kuantitasnya sedikit, tidak tertutup kemungkinan sedang mengidap gagal ginjal.
  • Pembengkakan pada bagian tubuh. Ketika ginjal mengalami masalah, cairan dalam tubuh yang seharusnya dikeluarkan akan menempati bagian-bagian tubuh seperti kaki, tangan, wajah, dan lain sebagainya sehingga terlihat bengkak. Untuk itu, jika bagian-bagian tubuh mengalami pembengkakan yang tak wajar, sebaiknya segera periksakan diri.

Penyebab

Apa yang menjadi pemicu penyakit kritis yang satu ini? Di antaranya:

  • Dehidrasi. Pastikan untuk mencukupi kebutuhan cairan setiap hari yang disarankan yakni minimimal 2 liter per hari. Kekurangan cairan mula-mula akan memicu rasa dahaga & warna urin yang lebih keruh, kemudian mudah lelah, sakit kepala, dsb, dan dampak negatif dehidrasi yang lebih parah adalah terserang gagal ginjal.
  • Tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi membuat pembuluh darah termasuk pada ginjal mengalami kerusakan. Akibatnya, ginjal mengalami penurunan fungsinya. Oleh sebab itu, selalu jaga tekanan darah agar tetap normal dengan berhenti merokok & minum alkohol, hindari jeroan & makanan tinggi kadar garam, serta olahraga secara rutin.

Pengobatan

Faktanya, penyakit gagal ginjal sulit disembuhkan. Pengobatan yang dilakukan hanya untuk memperlambat perkembangan penyakit sekaligus meredakan rasa sakit yang dialami. Adapun beberapa pengobatan penyakit gagal ginjal, yakni:

  • Cuci darah. Seseorang yang mengalami gagal ginjal bisa lakukan cuci darah. Ada 2 metode yang dilakukan untuk cuci darah yakni hemodialisis (darah dari tubuh pasien akan dialirkan ke mesin penyaring kemudian dimasukkan lagi dalam tubuh) dan peritoneal dialisis (bagian deket pusar akan disayat untuk jalan masuk kateter, yang digunakan untuk memasukkan cairan untuk menarik zat sisa yang kemudian dialirkan ke kantorng khusus untuk dibuang). Pengobatan ini akan dilakukan secara periodik.
  • Transplantasi ginjal. Cara lainnya untuk menangani gagal ginjal adalah mengganti ginjal yang sudah tidak berfungsi dengan ginjal baru yang lebih sehat dari pendonor yang masih hidup atau sudah meninggal. Resiko komplikasi yang berpotensi dihadapi untuk perawatan emdis ini adalah penolakan tubuh terhadap ginjal baru bahkan sampai dengan kematian.

Uraian di atas menunjukkan betapa mengerikannya jika sudah terserang gagal ginjal. Ketenangan & kebahagiaan dalam menjalani hidup rasanya sulit dicapai. Untuk itu, berusaha menghindari penyakit gagal ginjal sedari sekarang dengan mencukupi kebutuhan cairan tubuh, menjaga tekanan darah tetap normal, menjaga berat badan, dll.