Terapkan Teknik RICE untuk Pemulihan Cedera Engkel

Apakah beberapa waktu yang lalu, Anda mengalami cedera engkel (pergelangan kaki) ketika sedang menjalankan aktivitas harian atau ketika sedang berolahraga? Jika iya, tentu cedera ini sangat tidak membuat Anda nyaman karena setelah kejadian, engkel akan terasa sakit dan mengalami pembengkakan. Ketika mengalami hal ini, sebagian orang akan meminta bantuan tukang urut untuk membenarkan otot dan urat yang cedera dan sebagian lainnya memilih untuk ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis yang tepat. Apapun bentuk pengobatan yang sudah Anda lakukan, mudah-mudahan cedera tersebut bisa segera disembuhkan dengan maksimal. Namun, tentu saja hal ini tidak instan dan Anda pun disarankan untuk menerapkan teknik RICE (Rest, Ice, Compression, and Elevation) untuk pemulihan cedera tersebut. Simak penjelasan lebih detail tentang teknik pemulihan ini di bawah ini:

Rest

Ini berarti bahwa Anda harus mengistirahatkan pergelangan kaki dari semua tekanan. Ya, Anda disarankan untuk tidak banyak menggunakan engkel untuk menopang Anda ketika berdiri. Bila memang harus melakukan kegiatan, gunakan tongkat penyanggah agar angkel terbebas dari semua tekanan. Mungkin Anda perlu ketahui bahwa pemain sepakbola yang mengalami cedera seperti ini tidak akan dimainkan hingga lebih dari 3 pertandingan guna menyembuhkan masalah yang sedang mereka hadapi. Di sisi lain, apabila Anda tetap memaksakan untuk berjalan atau bahkan berolahraga seperti biasanya, resiko keretakan tulang pada bagian ankle bisa saja dialami. Tidak mau kan bila hal ini sampai menimpa Anda? Lebih baik banyak istirahat di rumah dan jangan banyak memberikan tekanan pada bagian yang sedang sakit agar proses pemulihannya berjalan lancar.

Ice

Apabila pembengkakan yang terjadi belum menunjukkan perubahan (mengalami pengempesan), sebaiknya kompres bagian yang bengkak dengan batu es. Anda bisa membungkus batu es dengan plastik atau kain dan kemudian menempelkannya pada cedera. Pastikan untuk melakukan hal ini minimal 20 menit setiap jamnya sampai ukuran bengkak mengecil. Mengapa harus es? Ya, karena es dapat membuat otot atau pun urat yang mengalami peradangan, kejang, dan bengkak menjadi nyaman dan tidak sakit. Memang butuh proses yang cukup memakan waktu untuk mengurangi pembengkakan sehingga Anda pun diharuskan untuk sabar untuk menjalani ini.

Compression

Compression berarti engkel harus dibalut dengan bebat engkel guna mengurangi berbagai macam tekanan. Hal ini sangat dianjurkan agar engkel kejang dan Anda tidak merasakan sakit apabila tidak sengaja tersenggol atau mengalami guncangan. Sebagai contoh, bila Anda naik kendaraan dan melewati jalan yang banyak lubangnya, getaran pada kendaraan akan membuat engkel Anda terasa sakit dan Anda pun bisa saja meneteskan air mata karena harus menahan rasa sakit. Namun, bila sudah diikat dengan bebat, rasa sakit akan berkurang dan Anda bisa menjadi nyaman. Oya, bila bebat terlalu kencang dan Anda tidak nyaman, sebaiknya bebat dikendurkan guna mengurangi rasa nyeri.

Elevation

Ketika Anda ingin beristirahat, teknik elevation ini harus dilakukan. Apa itu teknik elevation? Ini adalah teknik di mana Anda harus meletakkan kaki yang cedera sejajar dengan jantung. Ya, posisi kepala dan dada harus sedikit lebih tinggi daripada biasanya dan posisi angkel yang sedang dalam masa pemulihan harus lurus sejajar dengan posisi jantung. Anda tinggal meletakkan bantal bertingkat untuk mendapatkan posisi ini. Ingat ketika melakukan teknik ini, Anda tidak boleh tidur dalam posisi miring, tidurlah dengan posisi terlentang agar rasa nyeri dan sakit pada pergelangan kaki Anda bisa berkurang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *